DBD merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang penularannya dari satu penderita ke penderita lain disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Oleh karena itu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran DBD adalah dengan memotong siklus penyebarannya dengan memberantas nyamuk tersebut.

Kegiatan Fogging Demam Berdarah dilakukan di 4 titik sampai radius 100 meter yang sudah kena deman berdarah, yaitu di Banjar Kerthiyasa dan Banjar Kebon.

Untuk mencegah deman berdarah, Kantor Desa melalui PSN ( Pemberantasan Sarang Nyamuk ) sudah melakukan sosialisasi.

Berikut tindakan 3M Plus yang terdiri dari :

1. Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

2. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya.

3. Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.

Plus-nya yaitu kegiatan pencegahan DBD lainnya, seperti :

1. Menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan

2. Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk

3. Menggunakan kelambu saat tidur

4. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk

5. Menanam tanaman pengusir nyamuk

6. Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
7. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain- lain.

BACA  Jadwal Posyandu
You May Also Like

Jadwal Kegiatan Memperingati Hut Kota Gianyar ke 247

Jadwal Kegiatan Memperingati Hut Kota Gianyar ke 247, yang jatuh pada tanggal…

Kunjungan Kerja dari Desa Barugaya Takalar Sulawesi Selatan

Kunjungan Kerja dari Desa Barugaya Takalar Sulawesi Selatan ke Desa Bona pada…

Formulir Kartu Identitas Anak ( KIA )

Mengapa perlu mengurus Kartu Identitas Anak ( KIA) ? Apakah kondisi saat…